You are here:

Paracetamol Berbahaya Bagi Bayi?

 

Paracetamol sudah sangat akrab di masyarakat Indonesia, hampir semua orang menggunakan paracetamol untuk menurunkan panas dan bahkan untuk anak-anak serta bayi juga menggunakannya. Tapi tahukah Anda bahwa paracetamol ternyata berbahaya bagi bayi Anda.

paracetamol

Seperti dilansir dari geniuspregnancy.com bahwa para ilmuwan menemukan paracetamol memiliki efek pada pembentukan otak anak. Bahkan paracetamol dapat membahayakan janin secara serius seperti apa yang di informasikan oleh staf di Uppsala University.

Untuk mengetes paracetamol ini para ilmuwan menggunakan tikus yang berusia 10 hari. Ketika menginjak dewasa, tikus yang mengonsumsi paracetamol ternyata memiliki kelainan dan hiperaktif.

Menurut para ahli bahwa paracetamol tidak memberik pengaruh pada fungsi kognitif anak-anak, tetapi mampu mengubah reaksi terhadap obat ketika dewasa. Dokter juga memperingatkan agar wanita hamil dibulan-bulan terakhir kehamilan berhati-hati dalam mengonsumsi paracetamol. Hal sama juga berlaku untuk anak-anak, jika suhu masih kurang dari 38 derajat maka tidak usah mengonsumsi paracetamol. Tapi jika panasnya melebihi obat ini boleh diberikan.

Paracetamol jika diberikan melebihi dosis bisa mengakibatkan overdosis. Dan akibatnya bisa menyebabkan kerusakan hati dan mempengaruhi irama jantung. Nah, mulai sekarang lebih berhati-hati dalam mengonsumsi paracetamol jika panas belum mencapai 38 derajat sebaiknya tidak diberi obat ini.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Manfaat Jagung Untuk Kesehatan
  2. Ini Dia Bahan Kosmetik Alami Dari Dapur
  3. Cara Mengencangkan Perut Gelambir Pada Wanita Setelah Melahirkan
  4. Makanan Yang Harus Di Hindari Ibu Hamil
  5. 10 Bahan Makanan Yang Gampang Terserang Bakteri dan Virus
  6. Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan
  7. Tips Agar Cepat Hamil
  8. 8 Manfaat Dedak Bagi Kesehatan
  9. 5 Fakta Penting Tentang Seks Ketika Hamil
  10. Pingin Anak Pintar Membaca, Konsumsi ini Selama Hamil
 
Posted by admin 0 Responses
   

Leave a Reply to this Post

Feb
17
 
 

Statistik





Sahabat Polahidupsehat

Follow Twitter pola Hidup sehat